HORE SERIBU || ide yuku dan bukan ide yuku

No 2147-2166 No 2127-2146 Semua (balik urutan) |

yuku@yuku : 2018-01-05 04:45:14 UTC+0000
I miss pixelated rendering of fonts


img/145

Now everything is so curvy, smooth, high-resolution, until the eyes can't see the pixels.
Ga ada yang khas layar komputer.
yuku@yuku : 2018-01-26 13:59:26 UTC+0000
Akibat dari stres, atau perasaan akan menghadapi sesuatu yang tegang atau memerlukan
banyak keputusan diri.

Contoh: aku harus siapin bahan untuk MC. Atau membalas imel yang perlu keputusan bagaimana
cara balasnya. Hal ini selalu membuatku merasa tak tenang dan terus-menerus melakukan hal yang
ga penting, ga membutuhkan keputusan dari diri. Contoh: main gem, baca2 artikel di inet,
buka yutub, buka play store.

Akibat lainnya adalah ingin penenang dan penyenang. Makan yang biasanya cukup dengan makanan
biasa, jadi ingin gorengan, atau yang agak istimewa. Jadi ingin kunjungi ke restoran xyz
padahal menghabiskan waktu.

Ada orang berkata: selesaikanlah hal2 yang paling sulit terlebih dulu, supaya hatimu tenang.
Dan hilang dari efek2 negatif di atas.
yuku@yuku : 2018-02-15 11:51:34 UTC+0000
Ledakan emosi.

Sekali2 emosiku meledak dan akan melakukan hal2 yang dilihat orang akan sangat mengerikan
(atau bagi yang ngga takut, akan kelihatan jelek, kaya acil umur 3 yang ngambek).

*Ketika ada orang yang semobil denganku dan kami kesulitan cari jalan.*
- Saat bingung jalannya, dia bilang "Aku ngga tau, ngga liat peta, kamu yang liat".
- Saat bingung mau ke A dulu atau B dulu, dia bilang "yuku aja yang menentukan."
Lalu yuku bilang A, dia bilang B aja.

*Ketika orang penyebar gosip mengganggu ketenangan yuku dan orang yang dibicarakan*
*dengan mengarang cerita2 dan menyebarkannya*
Kupikir ngga terlalu apa2 kalo itu melibatkan ku saja, tapi menyebabkan orang2 yang kusayangi
menjadi kesel dan terpengaruh.

*Ketika orang menuntut baju apa yang harus kupakai*
Karena ku susah ngebedain baju ini cocok untuk acara ini atau ngga, dsb.
Lalu kenapa urusin bajuku, ngga sekalian urusin hapeku, lantai kamarku, cucianku?
yuku@yuku : 2018-02-17 06:28:40 UTC+0000
Dicuekin dicuekin dicuekin dicuekin
yuku@yuku : 2018-03-22 17:53:27 UTC+0000
diacu: >>2152 >>2153
Awalnya yuku dan orang (orang normal) ngga terlalu deket.
Maka yuku ga berpikir banyak tentang pikiran orang itu
Dan orang itu ga berpikir banyak tentang pikiran yuku.
Semua damai dan tentram, serasa kenal, senang satu sama lain
tapi sebetulnya ga berteman.

Yuku dan orang mulai dekat, mulai muncul:
yuku memikirkan orang itu berpikir apa
orang itu memikirkan yuku berpikir apa

setelah memikirkan, mengharapkan.

Kayanya hal2 di atas akan terjadi dengan indah dan akrab
(pada sebagian besar status).

Tapi yuku == orang aneh, ga normal,
ga sesuai cara pikirnya dengan mayoritas manusia.

Jadi semakin orang berpikir tentang yuku berpikir apa,
semakin ga sesuai pula apa yang ia pikirkan dengan
yang yuku pikirkan.

(Demikian juga sebaliknya, saat yuku mikirkan
tentang orang itu mikir apa, sering tak sesuai, tapi lebih gampang untuk sesuai,
karena orang itu bagian dari mayoritas, jadi tinggal ditiru.)

Mungkinkah yuku bisa dekat dengan orang normal
dan tidak menjadi kacau?
yuku@yuku : 2018-03-22 17:54:30 UTC+0000
>>2151
pada sebagian besar status

status -> kasus
yuku@yuku : 2018-03-22 17:59:08 UTC+0000
>>2151
Tapi kenapa dengan acil yuku bisa nyaman, ngga banyak
masalah, terasa dekat, berteman, dan cukup lancar?

Ada banyak kemungkinan, satu atau lebihnya mungkin benar:

1. yuku adalah acil yang tubuhnya aja yang tumbuh
  (sesama jenis umur, katanya lebih gampang akrab)

2. yuku ga mikir acil mikir apa, karena acil memang
  menurutku susah dipikirkan apa yang dipikirkannya,
  jadi sengaja ga mikirin

3. acil ga mikir yuku mikir apa, karena setauku acil biasanya
  ga mikirin

4. seakan dekat, dan berteman, sebetulnya
    belum dekat maupun berteman
yuku@yuku : 2018-03-22 18:03:08 UTC+0000
Saat semua orang ga mengerti aku,
saat orang2 merasa mengerti aku tapi ga pernah bertanya padaku, sebetulnya apa yang kupikirkan,
saat muncul berbagai tuduhan tentang salahnya cara pikirku berdasarkan apa yang orang2 kira aku pikirkan,

Ku sadar, yang tau isi pikiranku hanya Tuhan.

Dan saat begitulah aku merasa Tuhan satu2nya harapanku.
Aku lupa Tuhan dan menaruh Tuhan di prioritas rendah
dibanding kegiatan2 ku.

* di sisi lain, kata Tuhan:
    setiap orang mengira jalannya lurus,
    tapi Tuhanlah yang menguji hati.
yuku@yuku : 2018-03-22 18:15:24 UTC+0000
Pacaran itu seperti baru belajar naik sepeda.

Merasa mulai condong ke kiri, segera putar setir ke kanan!
Ehh.. kebanyakan, dan malah gabruk.

Mulai bosen kepelanan, percepat... terkena jeglukan.

Mulai ngerem dan belok, eh beloknya salah, kejeblos.

===

Contoh yang jelek. Tapi maksudnya menggambarkan,
aku kesulitan memberi takaran yang tepat untuk
menghadapi berbagai situasi.
yuku@yuku : 2018-03-22 18:19:10 UTC+0000
Aku suka anak yang ngerjain ini



img/146


Kuharap dia jangan sampai dibuli di sekolahnya
hanya karena melakukan suatu yang ga salah
tapi unik, ga biasa dilakukan anak seumurnya

Dan mungkin ketika semakin besar, ngga dekat lagi
denganku, kuharap engkau membaca tulisanku ini
dan ketahuilah betapa aku menghargai pertemanan
kita saat ini!!
yuku@yuku : 2018-04-02 20:06:01 UTC+0000
Emosi adalah hal yang sangat mengganggu dan sangat bermanfaat.

Saat kacau, emosi bisa bertentangan dengan pikiran,
bisa membuat diri melakukan hal yang gila,
bisa menyakiti orang lain dan membatalkan hal yang harusnya dilakukan.

Saat baik, emosi bisa memberikan semangat hidup,
kesenangan yang tak terkira,
rasa kasih, aman, tentram, damai.

Hal yang nyebelin adalah emosi ini tak bisa diandalkan.

Aku merasa emosi berkali2 mengkhianatiku. Dan menjadikanku orang yang mencari
perhatian, menyebalkan, menyakitkan, dan mempengaruhi emosi orang lain.

Intensitasnya pun tak bisa diatur. Saat ku merasa emosi terkendali, dalam beberapa menit
bisa jadi tak terkendali hanya oleh seorang dekat yang mengatakan sesuatu,
atau saat terjadi sesuatu pada hal yang kuanggap berharga.

Seharusnya, dan aku ingin percaya, Tuhan di atas segala kesulitan ini.
Mungkin emosi pun diadakan Tuhan untuk membuat diri sadar bahwa
diri pun bukan sesuatu yang bisa diri atur, apalagi hal-hal di luar diri.

Oh betapa tak berdaya aku.
Oh betapa aku membutuhkan Tuhan.
Oh Tuhan tolong bimbing dan pimpin hidupku
agar emosi dapat digunakan untuk kemuliaan Tuhan.
yuku@yuku : 2018-04-06 12:40:33 UTC+0000
The point is you don’t start with definitions, you start with problems. Nobody ever had an
idea of a number being “irrational” until Pythagoras attempted to measure the diagonal
of a square and discovered that it could not be represented as a fraction.
Definitions make sense when a point is reached in your argument which makes the
distinction necessary. To make definitions without motivation is more likely to cause confusion.
yuku@yuku : 2018-06-03 09:41:22 UTC+0000
Saat bersalam-salaman di gereja, orang di belakangku
ga mau salam denganku, walaupun ku menyodorkannya.

Ya sudah, ini bukan orang yang penting di hidupku, jadi
ngga terlalu kupikirkan.

Hanya pesan untuk orang yang bukan Kristen yang memikirkan
mungkin gereja adalah tempat yang semua orangnya
berteman dan damai. Itu tidak begitu, hanya ketika kita
sampai surga maka semuanya saling berdamai. Gereja adalah
kumpulan orang2 berdosa yang diselamatkan Tuhan.
yuku@yuku : 2018-07-04 02:01:16 UTC+0000
diacu: >>2161
Kenapa kamu lebih baik jangan kasih kado ke cewe, kalau
kamu jenis orang sepertiku:

Cewe itu nyebelin, kalo kamu kasih kado,
dia akan berpikir "kado ini kurangnya ini, ini, ini"
Dia tidak berpikir kado itu suatu pemberian.
Dipikirnya kado adalah suatu keharusan yang
kalau tidak sesuai maunya dia akan melihat kekurangannya.
yuku@yuku : 2018-07-04 02:04:05 UTC+0000
>>2160
Wellllll,

I give up

I think i better to be a 100% cuek
person to a normal girl.

I can never satisfy a normal girl
if I try to do something a normal man would do.

Maybe it is better for me to be treated as
an ignorant man rather than a
"can still improve" man, where "can still improve"
means to be a normal man.

I think I will still be abnormal man (still loved by God)
yuku@yuku : 2018-07-12 03:40:57 UTC+0000
diacu: >>2163
if you can't get what you want in the real world,  just sleep and dream
and get whatever you want inside your dream.

unfortunately the real world is shared among all people,
so please get what you want in your private dream world and you will be satisfied.

if you can't get real people to do as you wish, then create the people of your liking,
all inside your dream! isn't dream given to you so that you have a chance to create your own world?
ななしさん(anonim)@yuku : 2018-07-16 15:27:45 UTC+0000
>>2162
I am creating a dream. In my dream I have a friend. I can have coffee with him anytime we want to meet and talk. There is no restrictions and worries. In my dream, people don't feel jealousy, people don't judge, people trust each other, understand each other, think good things about others. In my dream we can be naif like children, and play freely with whoever we wants. There is no gender or age barrier. In my dream, people say hallo, but never goodbye.
yuku@yuku : 2018-07-27 04:05:07 UTC+0000
Seperti halnya sinar matahari muncul saat matahari terbit
demikianlah sinar itu akan hilang saat terbenam.
yuku@yuku : 2018-08-08 23:57:17 UTC+0000
Today might be the day that an event 2 years ago repeats itself.

i.e. When 3 people meet together and A expects B to be with A but
B is more likely to be with C.
yuku@yuku : 2018-09-03 04:33:08 UTC+0000
nice is a program found on Unix and Unix-like operating systems such as Linux....
A niceness of −20 is the highest priority and 19 is the lowest priority.

I was wondering for years why the higher the priority is, the lower the "nice number" is.

Turns out that when the "nice number" of a process is high, it means the process is "nice" to
other processes, i.e. it lets other processes run more importantly than itself.

 

Kau akan ngepos secara anonim! Boleh2 aja sih, bahkan tulis nama dan sembarang paswod pun boleh. Tapi kalo mau daftar, klik daftar

Nama Pwd gp jsp (mpat nol)+(dua mpat)= +img +coret

 

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|