entah

No 202-204 No 182-201 Semua (balik urutan) |

Rin@Rin : 2008-10-04 05:59:36 UTC+0000
diacu: >>203
Belum lama ini di Pasuruan ada insiden Zakat.
Jadi singkatnya ada orang kaya mau bagi-bagi uang ke orang miskin, tapi karena orang-orangnya pada rakus jadinya berebut, jadi banyak yang mati. Karenanya maka si orang kaya dihukum penjara.
Menurutku ini tidak adil, orang bagi-bagi uang kan maksudnya baik, sedangkan orang kan tidak boleh rakus, kenapa yang baik malah dihukum?

Tapi aku bukan mau bicarakan insidennya.
Sebenarnya kenapa sih si orang kaya bagi-bagi uang? Karena ada hukum Zakat. Nah, apa itu Zakat? Sederhananya ini adalah hukum dalam agama Islam yang mengharuskan orang yang kaya untuk membagikan uangnya ke orang yang lebih miskin.

Bagaimana dengan Kekristenan?
Dalam kitab Kisah Para Rasul, jemaat yang mula-mula banyak yang menjual hartanya dan membagikan hasilnya ke orang-orang miskin. Tidak ada hukum yang secara spesifik menyuruh mereka begitu, berarti ini semua akibat dari ajaran yang mereka terima. Ajaran yang paling berpengaruh tentulah dari Yesus yang Diurapi.

Sekarang kita balik ke perjanjian lama. Di perjanjian lama ada hukum perpuluhan, hukum ini meminta orang menyerahkan sepersepuluh penghasilannya ke Bait Allah. Hasil pengumpulan tentunya akan dibagi-bagikan ke yang membutuhkan, jadi bahkan dari dulu ada ajaran untuk menyeratakan pendapatan.
Nota bene: perjanjian lama adalah ajaran orang Yahudi.

Dari sini bisa dilihat bahwa orang Yahudi, Kristen, dan Islam memiliki ajaran untuk meratakan pendapatan, dan mengingat bahwa mereka mengakui menyembah dewa yang sama (setidaknya yang lebih muda mengakui demikian), maka ya tidak terlalu aneh.

Nah, sebenernya ini ajaran apa sih? Tentu saja ajaran Komunisme! Jadi bisa dibilang bahwa Allah mengajarkan komunisme dan Yesus adalah tokoh komunis.
Kata siapa komunis harus atheis!
yuku@Rin : 2008-10-06 04:22:02 UTC+0000
diacu: >>204
>>202 Nah, sebenernya ini ajaran apa sih? Tentu saja ajaran Komunisme!

Ini kebalik ato sama aja sih? Apakah komunisme muncul karena pembuatnya terpengaruh
ajaran dari Yahudi atau Kristen atau Islam? Atau kebetulan aja sama?

Atau mungkin kah, tadinya mereka memang suka berbagi2, namun karena pembagian itu
ada yang merasa iri, rebutan, dsb, mereka berhenti berbagi2, kemudian supaya tak berhenti
maka lebih baik dianjurkan atau disuruh aja.

Mengenai persepuluhan, setauku itu dipakai untuk memelihara Bait Allah dan untuk
menghidupi orang Lewi yang kerjaannya di sana (jadi ga dapat harta dari usaha lain).
Rin@Rin : 2008-10-06 06:41:51 UTC+0000
>>203
Sekitar 5 tahun lalu pendeta yang sedang berkunjung ke gerejaku berkhotbah antara lain bahwa Marx meniru cara hidup jemaat mula-mula, tapi sekarang aku ragu apakah dia memang meniru itu (kalaupun dia meniru rasanya tidak akan mengakui demikian).

Aku tidak tahu motivasi tiap2 orang yang mengajari komunisme, yang jelas komunisme sangat menggiurkan bagi rakyat miskin, soalnya mereka jadi lebih kaya. Karena itulah, orang bisa memanfaatkan ini untuk ambil kekuasaan; bisa dibilang, "Orang jahat memanfaatkan penderitaan rakyat". Karena sering begitu, orang asosiasinya komunisme = jahat, padahal tidak harus begitu.
Yah kayanya sih kalau seperti Uni Soviet itu "menyuruh berbagi" maksudnya supaya mendapat dukungan rakyat miskin.

Setahuku setidaknya harta bait Allah jg diberikan ke janda miskin, dengan catatan bahwa dulu wanita dianggap tidak mungkin berpenghasilan besar dan harus didukung suami, makanya yang disebut itu "janda miskin".

Bingung? Maaf kalau bingung, soalnya bingung jg bagaimana menulisnya supaya jelas....

 

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|