Meletuslah hai balon yang telah menghijau terang!!

No 125-132 No 105-124 Semua (balik urutan) |

1peH@1peH : 2008-02-10 18:29:54 UTC+0000
Ada hal yang cukup mengejutkan ketika kemarin ada kabar bahwa ada salah satu kerabatku yang melakukan percobaan bunuh diri dengan minum obat tidur 12 butir. Karena cuma 12 butir, maka dia tidak meninggal.
Saya sebelum ini belum pernah mengalami orang yang kukenal mau bunuh diri. Hanya pernah dengar orang yang mengatakan pernah terlintas di benaknya untuk bunuh diri, tapi tidak dilakukan. (Yang jelas http://melet.us/popeye/101 tidak masuk hitungan)
Bagaimanapun juga, kalau orang sampai tak ingin hidup di dunia itu pastilah karena ada masalah yang besar sehingga berpikir bahwa hidup itu tak berguna, lebih baik mati saja daripada hidup.
Suatu hal yang menyedihkan melihat ada orang yang tak sadar diri semacam itu. Orang yang pikirannya sempit/picik, tak berpikir positif, dan jauh dari Tuhan. Apalagi mendengar dia menggunakan ayahnya untuk menghitamkan kambing atas beberapa hal yang terjadi.
Saya jadi merasa masalah2 yang kualami selama ini, sebenarnya bukanlah masalah yang besar, apa yang kuhadapi tidak pernah sampai membuat depresi berat. Sehari-hari saya merasa cukup tenang2 saja. Sebuah anugerah dari Tuhan utk tak mengalami hal semacam itu. Harusnya aku bersyukur karenanya.
Setidaknya ini membuka pikiranku bahwa depresi bisa terjadi pada orang2 dekatku, orang2 di jangkauanku, pada orang2 yang hilang dari pandangan. Dan bisa2 tiba2 saja ingin bunuh diri. Cuma saya yang tak menyadari keberadaannya saja.
Saya harap hal ini bisa ditangani dengan baik.
Rin@1peH : 2008-02-11 04:15:47 UTC+0000
diacu: >>127
>>124
Katanya (jadi bukan kataku), yang bener itu yg, "bagi yang merayakan (saja)."
Ga tau ah, orang Amerika tuh kaya gitu, maunya yang "politically correct", bahkan film2 yang udah dibuat dari dulu sebelum WTC rubuh banyak yang diedit gambar gedungnya dengan alasan itu juga. >_<
1peH@1peH : 2008-02-11 13:57:27 UTC+0000
diacu: >>129
>>126
Harus buat yang merayakan saja yah.
Wah kalau gitu saya selama ini kalau tahun baru tanggal 1 Januari gak pernah ikut pawai, tiup2 terompet, di alun2, atau melihat kembang api. Di rumah juga tidak ada perayaan khusus. Jika memang hanya untuk yang merayakan, berarti aku gak seharusnya diberi ucapan selamat tahun baru dong.

Gambar gedungnya diedit hubungannya apa dengan "politically correct"? Diedit jadi gak ada gedungnya gitu ya?
1peH@1peH : 2008-02-11 14:29:46 UTC+0000
Wah, ada wabah tikus di awal tahun tikus ini.
http://news.bbc.co.uk/2/hi/south_asia/7234213.stm
Rin@1peH : 2008-02-11 16:10:44 UTC+0000
>>127
Harusnya memang kalau tidak merayakan tahun baru orang ga boleh bilang selamat tahun baru, begitulah menurut "political correctness". Tapi kita tinggal di Asia Tenggara, bukan di Amerika Serikat; di sini orang tidak terlalu peduli, sedangkan di sana orang jauh lebih bawel soal itu....

Soal WTC, maaf aku agak tertukar, sebenarnya itu dibuang karena gedung tersebut adalah "masalah sensitif", sama seperti "political correctness" juga masalah sensitif, jadi agak tercampur deh.
Dengan ini redaksi (?) memohon maaf....
1peH@1peH : 2008-02-16 07:23:06 UTC+0000
Ada sebuah penjelasan dari keringat berwarna hijau yang menimpa seseorang dari Tiongkok.
http://scienceroll.com/2007/12/13/green-sweat-possible-explanations/
1peH@1peH : 2008-02-16 15:02:57 UTC+0000
diacu: >>133
1peH@1peH : 2008-02-16 15:14:20 UTC+0000
Saya melihat profile dari salah satu teman di facebook bahwa agama dia adalah Pastafarian. Entah dia betul2 percaya dengan itu atau hanya main-main saja saya kurang tahu. Jika ingin tahu lebih lanjut ttg Pastafarian tanya saja ke mbah gugel.

 

Kau akan ngepos secara anonim! Boleh2 aja sih, bahkan tulis nama dan sembarang paswod pun boleh. Tapi kalo mau daftar, klik daftar

Nama Pwd gp jsp (tiga satu)+(lima tuju)= +img +coret

 

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|

|